CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 13 April 2013

Cerita 4


Assalamualaikum

Tuhan, apa tujuanmu menciptakan aku ? apa tujuanmu mengirim aku kedunia ini ? sebenarnya apa tugasku disini, aku lelah menjalani ini semua, aku tak sanggup. Sakit rasanya ketika aku menjadi sesosok wanita yang tiada artinya dimata orang tuaku sendiri. Ingin rasanya aku mengakhiri ini semua. Bulan, bintang dan matahari menjadi saksi bisu akan menetesnya air mata ini, setiap langkahku selalu diiringi dengan isakan tangis, selalu di iringi dengan duka yang mendalam. Sungguh pilu hidup ini. Kau selalu mengajariku untuk selalu bersabar dan menahan semua sakit ini, tapi jika aku boleh jujur padamu, aku tak sanggup lagi menahan sakit ini, menahan sakit yang setiap detiknya selalu menjalar semakin luas didalam tubuh ini. Aku ingin selalu menulis cerita indah semasa hidupku, dan kelak aku akan menulis cerita yang paling indah diakhir hidupku, dimana aku akan memulai hidup baru di alam yang baru pula, dan aku akan melihat apakah kepergianku nanti diiringi oleh isakan tangis atau senyuman indah. Gemetar tubuh ini ketika air mata akan mulai menetes. Setiap hari, setiap detik, aku selalu memperhatikan kondisi hidup ini, dan aku bisa mengambil sebuah kesimpulan kecil, bahwa dirumah ini akan harmonis, jika tidak ada diriku lagi, dan rumah ini akan menjadi istana kebahagiaan ketika aku pergi nanti. Dan saat ini aku sedang menunggu kapan waktuku pergi, dan kapan dia menjemputku. Aku sudah tidak sabar lagi untuk pergi dan melihat rumah ini menjadi istana kebahagiaan dari atas sana. Pasti, nanti rumah ini akan dipenuhi oleh bunga bunga bahagia yang bermekaran, keharuman itu mulai bisa aku cium ketika waktuku disini akan habis. Tuhan, jagalah semua orang yang aku sayangi, lindungi mereka, bawa mereka ke tempat yang indah dan penuh dengan keharmonisan, dan pastinya TANPA HADIRKU LAGI :’)

Waalaikumsalam.

0 komentar:

Posting Komentar